Santapan Rohani: HIDUP ORANG PERCAYA PENUH MUJIZAT
Baca: Kisah Para Rasul 5:12-16
"Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang
banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam
persekutuan yang erat." Kisah 5:12
Semua orang pasti excited mendengar
kata mujizat. Mujizat adalah salah satu faktor pendorong dan penyemangat
orang datang ke gereja. Mereka mencari Tuhan dengan harapan ingin
mendapatkan mujizat: sakit disembuhkan, masalah terselesaikan, ekonomi
keluarga dipulihkan. Namun di sisi lain ada juga orang-orang skeptis
mendengar kata mujizat. Skeptis adalah kurang percaya, ragu-ragu
(terhadap keberhasilan ajaran dan lain-lain). Mereka menganggap mujizat
adalah cerita masa lalu di zaman Alkitab. Benarkah demikian?
Ketahuilah, mujizat sampai hari ini dan untuk selamanya tetap ada! Karena
Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang tidak berubah. "Yesus
Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya."
(Ibrani 13:8).
Namun yang harus
menjadi fokus utama kita dalam mengikut Tuhan adalah Pribadi-Nya, bukan
semata-mata karena kita mengingini mujizat-Nya. Kita tidak perlu
memikirkan mujizat, karena selama kita mengikut Tuhan dengan sungguh-sungguh
dan hidup taat melakukan kehendak-Nya, hari-hari yang kita jalani pasti akan
dipenuhi dengan mujizat. Mujizat dan tanda-tanda ajaib adalah bagian dari
paket keselamatan yang Tuhan sediakan bagi orang yang percaya kepada-Nya.
Namun ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah melakukan mujizat seperti yang kita mau
dan harapkan, tapi Tuhan membuat mujizat sesuai dengan kehendak-Nya.
Mungkin kita bertanya, "Mengapa aku tidak pernah mengalami
mujizat?" Bukannya Tuhan tidak sanggup atau tidak mau membuat
mujizat, tapi kita sendiri yang seringkali mengharapkan melakukan mujizat
menurut kehendak kita. Kita mendikte Tuhan untuk mengikuti kemauan dan
keinginan kita!
Alkitab menyatakan bahwa
tanda-tanda ajaib dan mujizat senantiasa menyertai perjalanan hidup orang
percaya yang berlaku benar di hadapan Tuhan. "Sesungguhnya
sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata
kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan
pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu." (Matius 17:20).
Taat melakukan firman Tuhan dan memiliki iman adalah kunci mengalami
mujizat!

0 Response to "Santapan Rohani: HIDUP ORANG PERCAYA PENUH MUJIZAT"
Posting Komentar